Cara Memilih Dan Memasak Kepeting

Kira – kira siapa disini yang suka makan kepiting? Saya sendiri adalah penggemar kepiting, karena rasanya sangat gurih dan nikmat. Walaupun makannya agak ribet sih dan di restoran harganya juga sangat mahal, tapi kepiting banyak disukai oleh orang banyak. Dari pada kita bayar mahal untuk makan kepiting, bagus kita saja yang mengolah sendiri di rumah. Mari kita simak cara memilih dan memasak kepiting 

Cara Memilih Kepiting

Pastinya kalau kita mau masak kepiting kita harus membelinya dulu kepasar. Kita juga perlu tahu cara membeli kepiting yang masih segar dan banyak dagingnya. Apa sajakah itu? Mari kita simak satu persatu

  • Kepitingnya harus yang masih hidup ya guys

Kalau kamu ke pasar pasti kamu melihat banyak kepiting yang ditumpuk – tumpuk. Ternyata semua kepiting itu belum tentu semuanya hidup loh guys. Ternyata ada juga beberapa penjual yang mencampur kepiting hidup dengan kepiting yang sudah mati . Supaya kamu tau bagaimana cara melihat apakah kepiting itu masih hidup atau sudah mati kamu bisa mencoleknya, kalau kepiting itu bergerak tandanya kepiting itu masih hidup atau kamu juga bisa melihat mata kepiting itu, kalau matanya masih berkedip tandanya kepiting itu masih hidup
Kenapa kita harus memilih kepiting hidup? Karena kalau kita memasak kepiting yang sudah mati maka cairan yang ada ditubuhya akan banyak hilang, dan kalau kita memasak kepiting yang masih hidup tentunya akan lebih segar dan nikmat

  • Kemudian kita rasakan beratnya

Untuk mengetahui apakah kepiting itu banyak dagingnya atau tidak yaitu dengan cara mengangkatnya, jika kepiting itu terasa berat maka bisa kita pastikan dagingnya banyak kalau dibandingkan dengan kepiting yang ringan

  • Lalu kita cek cangkangnya

Kalau kita memilih kepiting kita harus pastikan cangkangnya terkesan padat dan kopong. Kalau cangkangnya masih padat berarti kepiting itu masih segar. Kamu bisa membuktikannya dengan mengetuk cangkangnya. Tapi ketika kamu ketuk cangkangnya berbunyi nyaring atau kopong maka kepiting tersebut sudah tidak segar lagi

Cangkang kepiting yang bersih dan mengkilap juga menunjukkan kalau kepiting tersebut masih segar dan pastinya belum terlalu lama disimpan.

  • Pilih yang terletak ditempat yang kering

Ternyata ini ada alasannya loh guys. Dilihat dari pengalaman yang sudah aku dapatkan nih ya, ternyata kepiting yang diletakkan kedalam tempat yang berisi air akan terasa lebih amis ketika dimasak. Tidak cuma itu guys, kepiting juga akan menyerap air lebih banyak sehingga kepiting menjadi benyek ketika dimasak. Karena apabila kepiting banyak menyerap air maka kepiting jadi tidak enak saat dimasak

  • Pilih kepiting yang bagian tubuhnya masih utuh 

Pastikan kamu membeli kepiting yang bagian tubuhnya masih lengkap, karena kepiting yang masih segar dapat dilihat dari bagian tubuhnya yang utuh

Cara Memasak Kepiting

Saya pribadi nih ya, kalau disuruh masak kepiting yang masih hidup agak sedikit takut kena capitannya. Tapi kamu jangan ikutan takut juga ya guys. Ternyata mudah kok cara mengolah kepiting itu kalau kita sudah paham. Nah, kalau begitu mari kita simak caranya 

  • Siram kepiting dengan air panas dan bersihkan

Karena kepiting yang dibeli masih hidup, maka harus dimatikan kepitingnya terlebih dahulu. Caranya simple kok, masukkan kepiting kedalam panci kemudian kamu siram dengan air panas. Setelah kepiting itu mati baru deh kamu bersihkan dari lumpur – lumpur. Kamu bisa membersihkannya dengan air sambil menggosoknya 

  • Rebus atau kukus kepiting itu

Selanjutnya adalah kamu harus merebus kepiting dengan air yang mendidih. Sebelumnya kamu harus membuang bagian kepalanya dulu ya guys. Kemudian kamu masukkan garam, daun salam, serai atau bumbu lainnya yang kamu mau kedalam air yang kamu didihkan tadi. Bumbu – bumbu ini akan membantu menghilangkan bau amis pada kepiting.
Yang pastinya akan membuat daging kepiting akan lebih beraroma dan lezat. Kamu bisa merebus kepiting selama 15 menit dan posisi kasi menghadap ke bawah panci. Tidak cuma direbus, kamu juga bisa mengukusnya. Hanya tambahan bumbunya saja yang beda, kalau dikukus kamu cukup mengoleskan bumbu keseluruh tubuh kepiting. 

  • Kemudian bersihkan tubuh kepiting

Setelah selesai direbus, rendam si kepiting ke dalam tempat yang berisi air es, kamu tidak perlu lama – lama merendamnya karena air es ini hanya untuk mendinginkan tubuh si kepiting agar tidak panas lagi ketika dipegang
Kalau si kepiting sudah agak dingin, kamu bisa membuang isi perut dan insangnya. Dengan cara buka cangkangnya dan bersihkan bagian perutnya yang berwarna hijau. Buang juga bagian bokongnya ya guys karena tidak bagus untuk dikonsumsi 
Kalau gak mau bagian kakinya kamu bisa menariknya pakai palu dengan cara membungkus kaki kepiting tersebut dengan handuk dapur. Karena kalau kamu pecahkan begitu saja tanpa menbungkusnya dengan handuk dapur maka bagian yang dihancurkan akan berserak kemana mana

  • Dan yang terakhir kamu siapkan bumbu untuk memasak kepiting 

Selesai kamu bersihkan kepitingnya, kamu bisa langsung masak kepitingnya dengan bumbu apapun yang kamu mau. Misalnya kamu kepngen masak kepiting saus lada hitam , saus padang, saus mentega, sup, atau saus tiram. Sebelum kamu mencampurnya dengan bumbu – bumbu, kamu pecahkan dulu cangkang yang ada di kaki dan capitannya supaya bumbunya lebih meresap
Nah, itu dia guys. Ternyata mudahkan memilih dan memasak kepiting di rumah. Bahkan kita bisa mengontrol bahan apa saja yang akan kita gunakan, dan kualitas rasa juga kebersihan pun bisa terjamin. Satu lagi nih guys, kalau kamu mau memotong bagian – bagian kepiting kamu harus menggunakan pisau yang tajam atau golok supaya lebih mudah, karena kalau kamu menggunakan pisau biasa kamu tidak akan bisa memotong bagian tubuh kepiting yang keras. Semoga sukses ya guys, selamat mencoba

Cara Memilih Dan Memasak Kerang Agar Tak Berbahaya Untuk Tubuh

Kerang merupakan salah satu jenis seafood yang mengandung banyak gizi dan kaya akan protein. Tapi, kamu perlu memperhatikan cara memilih dan memasak kerang yang benar, supaya kerang dimakan memberikan manfaat untuk tubuh  
Nah, ini saya berikan cara memilih dan memasak kerang dengan baik
  • Ketika kita membeli kerang di pasar, kita harus pastikan memilih kerang yang masih segar. Ciri – ciri kerang yang segar itu adalah : tidak bau busuk, tidak berlendir, dan cangkangnya msih tertutup rapat. Atau, kerangnya sudah dilepaskan dari cangkangnya, kerang itu harus terasa masih kenyal ketika kita pegang
  • Selanjutnya bersihkan kerang dengan merendamnya pakai garam. Asin dari garam itu akan membuat pori – pori kerang terbuka, agar kotoran pada kulit kerang hilang. Agar betul – betul bersih, setelah direndam sikat lagi kulit kerang 
  • Kalau tidak mau memasaknya atau mau memasaknya dilain kesempatan, simpanlah kerang yang sudah dibersihkan tadi kedalam tempat yang tertutup, kemudian letakkan didalam freezer. Kerang bisa disimpan sekitar 2 minggu – 1 bulan. Jangan menyimpan kerang dengan merendamnya didalam air, karena dapat menyebabkan kerang bau busuk 
  • Umumnya memasak kerang dengan cara mengukusnya. Kalau hendak mengukus kerang, cukup kukus selama 30 menit. Jangan lebih dari 30 menit karena dapat membuat kerang menjadi lembek dan racunnya pun keluar
  • Selain mengukus, kerang juga bisa dimasak dengan cara memanggangnya. Tapi, agar semua bakteri dalam kerang mati dan matang kerangnya pun secara merata, sebelum dipanggang kerang harus dikukus dulu. Kemudian dikeluarkan dari cangkangnya, kasi bumbu sesuai selera, kemudian baru dipanggang
  • Selain itu kerang juga bisa dimasak dengan cara yang lain yaitu dengan merebusnya. Rebus kerang dengan sedikit air saja. Ketika sudah masak kulit kerang akan terbuka dengan sendirinya dan mengeluarkan sari kuah yang sangat nikmat. Bila air yang digunakan untuk merebus terlalu banyak maka sari yang nikmat ini tidak akan ada rasanya. Supaya kerang masak secara merata, cepat keluarkan kerang dari rebusan kalau kulitnya sudah terbuka. Tapi ada satu catatan : kalau kerang dimasak dengan cara direbus maka kandungan gizinya akan hilang. Sehingga masak kerang dengan cara direbus kurang di anjurkan        

Cara Memasak Jengkol Supaya Tidak Berbau

Jengkol itu adalah makanan yang digemari banyak orang karena sangat nikmat
Tapi, dibalik kenikmatannya jengkol itu sangat bau ketika kita makan bahkan mulut kita pun berbau. Sehingga orang yang memakan jengkol tidak PD berbicara dengan orang lain.
Ternyata bau jengkol bisa hilang kalau kita memasaknya dengan cara yang tertentu, sehingga terasa lebih enak dan mulut pun tidak berbau. Cara memasak jengkol ini bisa kamu lakukan dirumah dengan sangat mudah. Dan bagaimanakah cara memasak jengkol supaya tidk berbau? Mari perhatikan dibawah ini supaya tahu caranya 

Cara Memasak Jengkol Supaya Tidak Berbau

Cari Jengkol Yang Baik

Supaya menghasilkan rasa masakan jengkol yang nikmat harus membeli jengkol yang baik dan yang sudah tua. Karena kalau membeli jengkol yang masih muda maka masakannya akan kurang lezat.

Rendan jengkol

Supaya jengkol tidak bau, jengkol harus direndam dulu didalam air supaya bau jengkol itu berkurang. Dan juga dapat menetralisir racun yang ada pada jengkol. Supaya mendapatkan hasil yang lebih baik, kamun juga bisa merendam jengkol dengan air es atau air dingin. Kamu harus merendam jengkol iru semalaman supaya baunya betul – betul hilang. Kamu jangan khawatir rasanya akan tidak enak lagi. Karena dengan cara ini kelezatan jengkol tidak akan hilang

Dan cara selanjutnya adalah kamu rebus jengkol dengan bahan tertentu

Setelah kamu merendam jengkol semalaman untuk menghilangkan bau yang tidak enak maka kamu harus merebus jengkol dengan bahan – bahan lainnya. Kamu dapat merebus jengkol dengan daun jeruk purut. Caranya cukup mudah, iris daun jeruk purut yang sudah kamu sediakan. Kemudian masukkan daun jeruk purut yang sudah kamu iris tadi pada rebusan jengkol 
Tidak hanya daun jeruk purut saja, kamu juga bisa merebus jengkol dengan menggunkan daun jambu biji  untuk menghilangkan bau yang tidak sedap pada jengkol. Selain itu daun jambu biji juga dapat membuat jengkol cepat empuk. Setelah selesai merebus, kamu bisa membuang air bekas rebusan tersebut. Dengan cara tersebut maka racun yang ada didalam jengkol tersebut akan hilang

Lakukan cara merebus yang tepat

Pada saat kamu merebus jengkol, sebaiknya kamu memperhatikan cara yang benar supaya rebusan jengkol sempurna. Pada saat kamu merebusnya sebaiknya jangan terlalu matang. Karena kalau terlalu matang, maka pada saat jengkol dimasak atau dipipihkan akan cepat hancur. Tujuan memipihkan jengkol sebelum dimasak adalah supaya bumbu cepat meresap ke dalam sehingga masakkan jengkol akan semakin nikmat. Jika sudah selesai, kamu bisa memasak jengkol sesuai selera kamu 
Itulah cara memasak jengkol supaya cepat empuk dan tidak bau. Selain cara memasak jengkol supaya tidak bau, orang – orang juga banyak mempertanyakan cara menghilangkan bau jengkol pada mulut.

Cara Menghilangkan Bau Jengkol Pada Mulut

Biarpun jengkol sudah diolah supaya tidak bau lagi, tapi tetap saja jengkol meninggalkan bau pada mulut. Dengan begitu, kamu bisa minum kopi pahit tanpa kamu tambahkan gula untuk menghilanhkan bau jengkol pada mulut. Aroma kopi akan membuat mulut kamu tidak bau jengkol lagi 
Nah, itulah cara memasak jengkol supaya cepat empuk dan tidak berbau. Selamat mencoba
Bagikan resep ini kepada teman kamu. Tambahkan komentar kamu pada kolom dibawah ini